DENGAN AJÊG HATI TÊTÊG


Dalam budaya Jawa, kata ajêg berarti tetap, kokoh, tidak mudah goyah, serta dilakukan secara kontinu, terus-menerus, dan bersungguh-sungguh. Bayangkan seperti pohon yang akarnya tertanam sangat dalam, meskipun ada angin kencang atau masalah datang, pohon itu tidak akan tumbang. Nah, prinsip ajêg ini mengajarkan kita untuk memiliki pendirian yang kuat, terus berbuat baik, dan tidak gampang menyerah agar hati tetap tenang serta tujuan kita tercapai.

Menurut Prof. Dr. Zakiah Daradjat, salah satu tokoh psikolog terkemuka di Indonesia, membiasakan diri bersikap ajêg dalam melakukan hal-hal positif memberikan banyak manfaat besar bagi jiwa kita :

1. Membangun Kestabilan Emosi dan Pengendalian Diri

Kalau kita terbiasa melakukan hal baik secara ajêg, pikiran kita jadi lebih tertata. Kita lebih mudah menahan diri dari godaan atau hal-hal negatif, serta tidak gampang stres saat menghadapi masalah.

2. Membentuk Konsep Diri dan Citra Diri yang Positif

Bersikap ajêg membuat kita sadar bahwa diri kita adalah pribadi yang bisa diandalkan dan punya komitmen. Hal ini akan menumbuhkan rasa bangga dan membuat kita makin percaya diri.

3. Mengurangi Kecemasan dan Membangun Ketahanan Mental

Punya prinsip yang jelas membuat kita tidak mudah overthinking atau ragu-ragu. Kita merasa lebih tenang karena tahu apa yang harus dilakukan, sehingga jika menghadapi kegagalan, kita tidak gampang menyerah dan mental kita menjadi jauh lebih tangguh.

Ada banyak kebiasaan baik yang sudah kita lakukan secara ajêg dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sekolah. Contohnya seperti kegiatan di SMP Kartika IV-9, di mana para siswa terbiasa membaca Surat al-Waqi'ah setiap Senin pagi setelah upacara, berdoa sebelum dan sesudah belajar, hingga membersihkan kelas bersama-sama sepulang sekolah. Melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara ajêg ini, karakter yang baik akan terbentuk. Jika karakter positif setiap individu sudah terbangun, maka lingkungan di sekitar kita pun akan ikut memancarkan energi atau vibes yang positif.

Jika dikaitkan dengan nilai ketuhanan, sikap ajêg adalah salah satu sikap yang dicintai Allah SWT. Hal itu disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabda beliau :

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

"Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang ajêg walaupun itu sedikit." 

Hadits tersebut ada dalam banyak kitab, diantaranya kitab Mukhtashor Bukhori nomor 2066 yang ditulis oleh Syaikh Zainuddin Ahmad bin Abdul Lathif az-Zabidi. Berdasarkan riwayat dalam kitab tersebut, suatu saat Rasulullah SAW ditanya oleh salah satu shahabatnya tentang amal yang paling dicintai Allah SWT, dan beliau menjawab demikian. Melalui amal yang ajêg inilah kita bisa mendapatkan cinta dari Allah SWT. Dimulai dari hal-hal kecil yang ada di sekitar kita. Dengan amalan baik yang ajêg kita lakukan ini juga kita bisa berwashilah agar apa yang kita harapkan bisa segera tercapai.

0 Komentar